A. Sekilas Tentang Bawang Putih
Bawang
putih (Allium sativum) adalah herba semusim berumpun yang mempunyai
ketinggian sekitar 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah
pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari. Batangnya batang semu dan
berwarna hijau. Bagian bawahnya bersiung-siung, bergabung menjadi umbi besar
berwarna putih. Tiap siung terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya
sangat tajam. Daunnya berbentuk pita (pipih memanjang), tepi rata, ujung
runcing, beralur, panjang 60 cm dan lebar 1,5 cm. Berakar serabut. Bunganya
berwarna putih, bertangkai panjang dan bentuknya payung.
B. Klasifikasi Bawang Putih
Klasifikasi
bawang putih, yaitu :
Divisio : Spermatophyta
Sub divisio : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Bangsa : Liliales
Suku : Liliaceae
Marga : Allium
Jenis : Allium sativum
Nama umum : bawang putih
Divisio : Spermatophyta
Sub divisio : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Bangsa : Liliales
Suku : Liliaceae
Marga : Allium
Jenis : Allium sativum
Nama umum : bawang putih
C. Kandungan Kimia dan Sifat Kimiawi Bawang Putih
Bawang putih mengandung minyak atsiri, yang bersifat anti
bakteri dan antiseptik. Kandungan allicin dan aliin berkaitan dengan daya anti
kolesterol. Daya ini mencegah penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi
dan lain-lain. Umbi batang mengandung zat-zat sebagai berikut :
1.
Kalsium
: bersifat menenangkan sehingga cocok sebagai pencegah hipertensi.
2.
Saltivine
: bisa mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan serta merangsang susunan sel
saraf.
3.
Diallysulfide,
alilpropil-disulfida :anti cacing.
4.
Belerang
5.
Protein
6.
Lemak
7.
Fosfor
8.
Besi
9.
Vitamin
A, B1 dan C.
Ada
beberapa zat yang terkandung dalam bawang putih, dimana zat tersebut dapat
digunakan untuk mengobati/menyembuhkan berbagai macam penyakit antara lain:
1.
Menurunkan darah tinggi: bawang putih dimemarkan dan selanjutnya ditelan
2.
Mengobati perut kembung: bawang putih dihaluskan, dibubuhi madu dan air masak
kemudian diminum
3.
Mengobati asma, masuk angin dan batuk: bawang putih dihaluskan, ditambah madu,
air masak dan diminum dua kali sehari setelah bangun tidur dan sebelum tidur
4.
Menurunkan kolesterol: selain dengan menjalani diet rendah lemak dan
kolesterol, bawang putih bisa membantu mencegah atau mengobati penyakit
tersebut, hal ini berkaitan erat tekanan darah tinggi, sakit jantung dan
stroke. Penurunan kolesterol darah akan nyata setelah tiga bulan mengonsumsi
bawang putih secara rutin
5.
Pengobatan impotensi: untuk hal ini biasanya bawang lanang yang digunakan. Cara
membuat: memarkan bawang lanang sampai halus, makan setiap malam menjelang
tidur, lakukan rutin setiap hari, akan terasa hasilnya setelah tiga bulan,
selama menjalani terapi lebih baik minum air putih, hindari sirup dan kurangi
gula, minuman bersoda, makan berlemak, makanan yang banyak mengandung vetsin
6.
Untuk pengobatan luka-luka, koreng kepala dan exsim: bawang putih dihaluskan
dan dioleskan dua kali sehari
D. Manfaat Bawang Putih
Bawang putih dapat digunakan untuk
pengobatan alternatif sebagai berikut :
a. Bawang putih Flu dan Batuk.
Kandungan sulfur yang terkandung dalam
bawang putih membuatnya memiliki bau dan rasa yang khas dapat meningkatkan dan
mempercepat kegiatan membran mucous di saluran pernapasan, yang membantu
melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir. Bawang putih mentah mengandung phytochemical
yang dapat membantu membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit. Pada tahun
1992, peneliti dari Universitas Brigham Young di Utah melaporkan bahwa bawang
tumbuk dalam minyak membunuh bukan hanya membunuh rhinivirus tipe 2 (penyebab
umun flu), tetapi juga membunuh 2 macam herpes (penyakit kulit menular) dan
beberapa virus umum lainnya.
b. Bawang Putih dan Kolesterol
Sekarang ada lebih dari 12 studi yang
dipublikasikan di seluruh dunia yang memastikan bahwa bawang putih dalam berbagai
bentuk dapat menurunkan kolesterol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa
bawang ini dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung. Salah
satu studi yang dipublikasikan di “The Journal of The Royal College of
Physicians” oleh Silagy CS dan Neil HAW tahun 1994 menyebutkan bahwa bawang
putih merupakan agen untuk mengurangi lemak. Penulis menyatakan bahwa suplemen
bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi.
Menurutnya, secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total
kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawatan.
c. Bawang Putih dan Kanker
Bawang juga mempunyai kandungan untuk
memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Organosulfida yang
terkandung dalam bawang putih membantu hati memproses senyawa kimia beracun,
termasuk senyawa kimia yang menyebabkan kanker beberapa penelitian
epidemiologis menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih
lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar. Untuk memastikan
bahwa anda akan mendapatkan hasil yang maksimal, peneliti dari Penn State
Unipersity merekomendasikan untuk membiarkan dulu potongan atau tumbukan bawang
selama paling sedikit 10 menit, memberi waktu bawang itu membentuk
kandungan-kandungan yang membantu memerangi kanker.
d. Bawang Putih dan Kehamilan
Riset terbaru menunjukkan bahwa
menkonsumsi bawang putih selama kehamilan mengurangi resiko komplikasi
kehamilan pre-eclampsia (meningkatkan tekanan darah kandungan protein dalam
urine). Studi–studi juga mengungkapkan bahwa bawang putih juga membantu menaikkan
lambatnya berat badan bayi yang terlalu kecil. Riset dilakukan oleh Dr. D.
Sooranna, Ms J. Hirani dan Dr. I Das di Academic Department of Obsterrics dan
Gynaecology, Chelsea dan Westminster Hospital in London UK. Mereka menyimpulkan
bahwa walaupun pre-eclampsia dan kelambatan pertumbuhan merupakan kondisi yang
kompleks, mengkonsumsi tablet bawang putih secara standar selama masa kehamilan
dapat mengurangi kemungkinan–kemungkinan komplikasi pada kelahiran. Mereka
memfokuskan pada kelambatan pertumbuhan pada bayi dan pre-eclampsia, kondisi
yang sangat berbahaya bagi ibu dan anak yang terjadi pada kira–kira satu
diantara sepuluh kehamilan. Eksperimen menunjukkan bahwa menambahkan ekstrak
bawang putih pada sel–sel plaasenta yang kemungkinan menderita kondisi–kondisi
tersebut terbukti dapat menstimulasi pertumbuhan. Lebih jauh lagi, kegiatan
enzim–enzim penting yang berkurang pada kehamilan tidak normal juga sangat
meningkat dengan diberikannya bawang putih.
e. Sebagai Penyembuh Wasir
Pertama bersihkan dulu daerah anus dan
sekitarnya dengan air hangat dan sabun, oleskan jus/beberapa siung bawang putih
yang sudah dimemarkan sebanyak 3-5 kali pada anus yang telah dibersihkan,
tunggu beberapa menit lalu bersihkan.
f. Meningkatkan Stamina
Setelah dikaji secara mendalam,
ternyata bawang putih dapat menjadi sumber stamina dan kekuatan fisik yang
tinggi. Walaupun sebelumnya mereka jarang sekali sakit, tiba-tiba mereka mudah
terserang flu, orang – orang seperti inilah yang terutama membutuhkan daya
pembangun stamina yang terdapat di bawang putih. Orang-orang yang mudah lelah
seharusnya menambah stamina mereka dengan makan sedikit bawang putih setiap
hari dalam jangka waktu yang lama. Caranya, bisa kita campurkan dalam olahan
masakan kita dan menelannya.
g. Mengontrol Gejala Diabetes
Diabetes mellitus adalah suatu
penyakit bawaan yang ditandai oleh tak cukupnya insulin di dalam tubuh, sebagai
akibat kelebihan gula di dalam darah dan urine, serta kelaparan yang hebat dan
kehausan. Penderitanya selalu ingin makan yang manis-manis, dan walaupun ia
suka makan yang manis-manis dan makanan lainnya, berat badan cenderung
berkurang. Gejala utamanya, menurunnya daya tahan tubuh terhadap kuman dan
bakteri gangguan kulit serta berkurangnya gairah seksual, penyakit usus dan
pembuluh darah. Penggunaan bawang putih secara bijaksana dalam diet merupakan
salah satu cara mendapatkan manfaat terbesar dari makanan yang dimakan dengan
demikian menyumbang pada kondisi tubuh yang baik.
h. Daya ingat
khasiat bawang
putih sebagai bahan pangan tradisional yang menyehatkan telah lama menarik
perhatian para ilmuan. Dr. Saito, salah seorang peneliti Jepang terkemuka
mengenai proses penuaan, telah menemukan bahwa bawang putih dapat memperpanjang
rentang hidup tikus percobaan yang dipelihara di laboratorium.
Sebuah
penelitian di Universitas Tokyo mencatat, bawang putih sangat baik bagi
kelompok oranga usia lanjut. Tanaman ini mampu meremajakan otak dan
meningkatkan sistem kekebalan tubuh .
Ekstrak bawang
putih telah terbukti dapat menekan kerusakan sel neuron otak dan bahkan dapat
merangsang pertumbuhan sel neuron baru. dan percobaan itu dibuktikan bahwa
tikus tua yang diberi bawang putih mendapaat nilai lebih baik dalam pengujian
ingatan dibandingkan dengan yang tidak diberi bawang putih.
Ransum bawang
putih ternyata juga menghasilkan kebih banyak antibodi dan limfosit, yaitu
sel-sel darah putih untuk melawa infeksi. selain itu, bawang putih juga
berhasiat untuk menghindarkan kita kita dari kanker di usia lanjut, terutama
resiko kankerlambung dan usus besar.
i. Penurun Kolesterol
Kehebatan konsumsi bawang putih sebagai penekan
kolesterol juga tercatat dalam beberapa penelitian. Konsumsi bawang putih
setengah sampai satu siung sehari selama sebulan mampu menurunkan kadar
kolesterol sebesar 9 persen. Salah satu zat antikolesterol yang paling kuat di
dalam bawang putih adalah ajone, suatu senyawa yang juga mencegah
penggumpalan darah.
Penelitian yang dilakukan oleh Bordia dan dimuat
dalam American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 1981
mengungkapkan bahwa bawang putih mampu menurunkan kolesterol hingga 14 persen
dan meningkatkan kolesterol baik HDL (High Density Lipoprotein) sebesar
40 persen setelah enam bulan.
Sementara itu, penelitian epidemiologi mengungkapkan
bahwa kelompok masyarakat yang mengonsumsi bawang putih 30-50 g seminggu
mempunyai kadar kolesterol jauh lebih rendah dibandingkan kelompok masyarakat
yang tingkat konsumsinya tidak sebesar itu.
Bawang putih juga diketahui dapat mencegah serangan
jantung. Penelitian yang melibatkan 432 penderita penyakit jantung menunjukkan
bahwa mereka yang rajin mengonsumsi bawang putih (2-3 siung per hari) ternyata
mampu bertahan hidup lebih lama.
Hal tersebut terjadi karena bawang putih mampu
mengecilkan sumbatan-sumbatan pada arteri jantung. Karena itu, penggemar menu
daging perlu menyertakan bawang putih (dalam bentuk bumbu atau acar) untuk
mengurangi dampak buruk dari lemak hewani.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih
juga sangat berkhasiat untuk membunuh parasit cacing di dalam tubuh. Artikel Garlic
as an Antinematodal agent di Aquarium Fish, November 1995, menunjukkan
bahwa bawang putih menghambat pertumbuhan nematoda (cacing) dalam saluran
pencernaan Pterophylum scalare
E. Pengaruh dan Cara Pemakaian Bawang Putih
Bagaimana cara memanfaatkannya?
Makanlah bawang putih sebanyak-banyaknya segera setelah anda merasa sakit atau
tambahkan bawang putih pada masakan. Anda juga dapat membuat obat batuk dengan
resep ini : Hancurkan bawang dan masukan ke dalam susu dingin di dalam panci,
lalu panaskan sekitar 1-2 menit, dan minum hangat-hangat.
Akibat mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak membuat
napas kita menjadi bau, untuk menghilangjkannya kita dapat melakukan cara –cara
berikut ini :
1.
Meminum
air teh kental atau kopi setelah mengkonsunsi bawang putih
2.
Memakan
kulit limau dengan cara dikunyah
3.
Mengimbangi
dengan makanan yang terbuat dari protein, hati, dan telor
4.
Menggunakan
bawang putih dengan cara direbus terlebih dahulu atau dijadikan acar
Dalam
mengkonsumsi bawang putih sebaiknya tidak dimakan mentah, karena dapat
mengganggu lambung. Oleh karena itu dianjurkan agar bawang putih terlebih
dahulu direbus, digoreng, atau dipanggang dulu sebelum makan. Tetapi bawang
putih tidak boleh digunakan dalam bentuk apapun sewaktu terdapat serangan
penyakit di bagian perut dan usus besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar